Truk Pengangkut 200.000 iPhone Terguling dan Terbakar

By Rumah Api 07 Jul 2020, 13:53:46 WIB Gadget
Truk Pengangkut 200.000 iPhone Terguling dan Terbakar

Keterangan Gambar : Truk Pengangkut 200.000 iPhone Terguling dan Terbakar di Luar Negeri


TIGRISFIRE.COM  - Sebuah truk yang mengangkut sekitar 200.000 unit iPhone, terguling dan terbakar di China pada 23 Juni 2020 lalu.

Kecelakaan tersebut terjadi di jalan tol dekat Nanjing, ibu kota Provinsi Jiangsu, di China Timur, yang berlokasi sekitar 300 kilometer dari Kota Shanghai.

Dalam sebuah video yang beredar, posisi truk tersebut terguling dan menutup dua lajur jalan. Beberapa kendaraan lain yang melintas ikut terlibat dalam kecelakaan ini.

Baca Lainnya :

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian, sebagaimana KompasTekno rangkum dari Auto Times News, Selasa (7/7/2020). Namun sebagian besar muatan truk, yakni ratusan iPhone, tidak terselamatkan.

Dalam video, tumpukan boks iPhone yang diduga iPhone 11 series, varian warna hijau dan hitam, beberapa terlihat hangus, terbakar sebagian, atau rusak.

Polisi yang datang ke lokasi memastikan bahwa sebagian iPhone yang selamat, tidak dijarah pengguna jalan yang lewat.

Apple memang memastikan bahwa iPhone hasil jarahan akan dikunci dan tidak bisa digunakan.

Hal ini pernah terjadi beberapa waktu lalu, saat para demonstran yang memprotes kematian George Floyd di Minneapolis, Amerika Serikat awal Mei lalu, menjarah Apple Store di sana.

Mereka mengambil produk-produk Apple, mulai dari iPhone, iPad, dan MacBook. Segera, Apple mengunci perangkat-perangkat yang dicuri tadi menggunakan software, sehingga tidak bisa digunakan pencuri atau orang lain apabila dijual kembali.

Dalam salah satu unggahan di Twitter, perangkat yang terkunci akan menampilkan pesan berbunyi "silakan kembalikan ke Apple Walnut Street, perangkat ini telah dinonaktifkan dan sedang dilacak. Otoritas setempat akan disiagakan".

Sistem operasi iOS di iPhone memang memiliki sistem keamanan yang akan mengunci perangkat apabila hilang atau dicuri. Itu artinya, saat berada di tangan pihak yang tidak berhak, Apple mengambil alih kendali untuk mengunci perangkat tersebut.





Video Terkait:


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment